Minggu, 04 Maret 2018

KONSEP EVALUASI PROGRAM PLS

Postinganku kali ini mengenai KONSEP EVALUASI PROGRAM PLS ,,,,, silakan dibaca ya,,, jangan lupa juga baca postinganku yg sebelumnya tentang  RPPH PAUD SENTRA PERAN tapi kali ini baca   KONSEP EVALUASI PROGRAM PLS dulu y ..... 






KONSEP EVALUASI PROGRAM PLS
A.    Konsep Evaluasi Program
Menurut John M. Echlos dan Hasan Sadili (1983: 220) dalam Drs. M.Chabib Thoha, M. A, (2003: 1) evaluasi berasal dari bahasa inggris evaluation yang berarti penaksiran atau penilaian. Sedangkan menurut istilah evaluasi merupakan kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan suatu objek dengan menggunakan suatu instrument dan hasilnya dibandingkan dengan tolok ukur untuk memperoleh kesimpulan.
Suharsimi Arikunto (2002: 13) mendefinisikan evaluasi dengan lebih dahulu menjelaskan tentang mengukur dan menilai. Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran yang bersifat kuantitatif. Menilai adalah mengambil sesuatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik buruk dan bersifat kualitatif. Sedangkan mengadakan evaluasi meliputi kedua langkah diatas, yaitu mengukur dan menilai. Dengan demikian evaluasi adalah menilai (tetapi dilakukan dengan mengukur terlebih dahulu).
Evaluasi program adalah upaya pengumpulan informasi bahwa evaluasi program adalah upaya pengumpulan informasi mengenai suatu program, kegiatan atau proyek. informasi tersebut berguna untuk pengambilan keputusan antara lain untuk memperbaiki program, menyempurnakan program lanjutan, menghentikan suatu kegiatan, atau menyebarluaskan gagasan yang mendasari suatu program atau kegiatan. (Mugiadi (1980) dalam Djudju Sujana, 2006: 21)
Menurut Syamsu Mappa (1984), evaluasi program pendidikan luar sekolah adalah kegiatan yang dilakukan untuk menetapkan keberhasilan dan kegagalan suatu program pendidikan.
Jadi yang dimaksud evaluasi program pendidikan luar sekolah adalah kegiatan sistematis untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menyajikan data sebagai masukan untuk pengambilan keputusan. Batasan Evaluasi program ini mengandung 3 unsur penting yaitu kegiatan sistematis, data dan pengambilan keputusan. kegiatan sistematis mengandung makna bahwa evaluasi harus melalui prosedur yang tertib berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah. Data yang dikumpulkan sebagai focus evaluasi program, diperoleh melalui kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian dengan menggunakan pendekatan, model, metode dan teknik ilmiah. Pengambilan keputusan bermakna bahwa data yang disajikan itu akan bernilai apabila menjadi masukan berharga untuk pengambilan keputusan tentang alternatif yang akan diambil terhadap program.
B.       Karakteristik Evaluasi Program PLS
1)      Lebih mengutamakan proses kegiatan yang bersifat umum, bukan yang bersifat khusus, artinya bahwa semua program pendidikan luar sekolah yang diangkat dari satuan, jenis dan lingkupnya menggunakan prinsip-prinsip umum dalam evaluasi terhadap sistem atau manajemenn pendidikan luar sekolah.
2)      Evaluasi program lebih luas daripada pemeriksaan terhadap pencapaian tujuan program. Pencapaian tujuan itu berupa out put (keluaran)
3)      Evaluasi program lebih luas dibandingkan dengan evaluasi hasil program.
4)      Evaluasi program lebih luas daripada evaluasi proses pembelajaran.
5)      Evaluasi program merupakan alat dalam manajement atau sebagai fungsi manajemen program (perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pembinaan dan pengembangan).
6)      Evaluasi program merupakan alat dalam management program. perencanaan pengorganisasian, penggerakan pembinaan dll sebagai masukan dalam pengambilan keputusan mengenai setiap fungsi managemen PLS.
7)      Evaluasi program berpusat pada manusia yang terlibat dan terkait dengan program.
C.       Tujuan Evaluasi Program
Tujuan adalah unsur yang sangat penting dalam evaluasi pendidikan luar sekolah. Tujuan evaluasi pendidikan luar sekolah beraneka ragam, diantaranya adalah:
1)      Memberi Masukan Bagi Perencana Program
Perencanaan program adalah kegiatan pengelolaan bersama orang lain atau melalui orang lain, baik perorangan maupun kelompok, untuk menyusun program pendidikan luar sekolah. Program pendidikan luar sekolah yang sistematik adalah:
a. Lokasi kegiatan
b. Kurikulum
c. Warga belajar
d. Proses pembelajaran
e. Keluaran
f. Masukan lain berupa dana belajar, fasilitas dan sebagainya
g. Pengaruh program
2)      Memberi Masukan Bagi Kelanjutan, Perluasan Dan Penghentian Program
Dalam evaluasi ini yang dinilai adalah program pendidikan luar sekolah yang telah direncanakan dan dilaksanakan yang mencakup komponen, proses dan tujuan program. tujuan ini dicapai melalui evaluasi sumatif (program berakhir) dan formatif (program sedang berlangsung). hasil evaluasi dapat dijadikan masukan untuk pengambilan keputusan tentang perlunya penghentian atau pengembangan program
3)      Memberi Masukan Untuk Modifikasi Program
Informasi yang berkaitan dengan penerimaan program dan komponen-komponennya akan sangat penting artinya bagi pengambilan keputusan tentang perlunya modifikasi atau perbaikan program dan untuk mempertahankan program yang sedang dilaksankan, serta untuk melihat keunggulan yang sedang dilaksankan.
4)      Memperoleh Informasi Tentang Factor Pendukung dan Penghambat Program
Evaluasi ini dilakukan untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan program serta peluang dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program. hasil evaluasi
5)      Memberi Motivasi Dan Pembinaan Pengelola dan Pelaksana Program
Pengeola dan pelaksana program perlu dimotivasi dan dibina sehingga mereka dapat melaksanakan tugas mereka sebaik mungkin sesuai denagn criteria yang telah direncanakan.
6)      Memberi Masukan untuk Memahami Landasan Keilmuan Bagi Evaluasi.
Program. Dalam evaluasi program banyak yang dapat dijadikan sebagai landasan, namun perlu digunakan sekurang-kurangnya satu disiplin keilmuan
D.       Manfaat Evaluasi Program
Dalam organisasi pendidikan, evaluasi program dapat disamaartikan dengan kegiatan supervisi. Secara singkat, supervisi diartikan sebagai upaya mengadakan peninjauan untuk memberikan pembinaan maka evaluasi program adalah langkah awal dalam supervisi, yaitu mengumpulkan data yang tepat agar dapat dilanjutkan dengan pemberian pembinaan yang tepat pula.
Jika supervisi di lembaga pendidikan dilakukan dengan objek buku-buku dan pekerjaan clerical work maka evaluasi program dilakukan dengan objek lembaga pendidikan secara keseluruhan. Kebijakan supervisi yang berlangsung saat ini dapat dikatakan sama dengan evaluasi program, tetapi sasarannya ditekankan pada kegiatan pembelajaran.
Berdasarkan pengertian tadi, supervisi sekolah yang diartikan sebagai evaluasi program, dapat disamaartikan dengan validasi lembaga dan akreditasi. Evaluasi program merupakan langkah awal dari proses akreditasi dan validasi lembaga. Evaluasi program pendidikan tidak lain adalah supervisi pendidikan dalam pengertian khusus, tertuju pada lembaga secara keseluruhan.
Kegiatan evaluasi sangat berguna bagi pengambilan keputusan dan kebijakan lanjutan dari program, karena dari masukan hasil evaluasi program itulah para pengambil keputusan akan menentukan tidak lanjut dari program yang sedang atau telah dilaksanakan. Wujud dari basil evaluasi adalah sebuah rekomendasi dari evaluator untuk pengambil keputusan (decision maker). Ada empat kemungkinan kebijakan yang dapat dilakukan berdasarkan hasil dalam pelaksanaan sebuah program keputusan, yaitu
1.      Menghentikan program, karena dipandang bahwa program tersebut tidak ada manfaatnya, atau tidak dapat terlaksana sebagaimana diharapkan.
2.      Merevisi program, karena ada bagian-bagian yang kurang sesuai dengan harapan (terdapat kesalahan tetapi hanya sedikit).
3.      Melanjutkan program, karena pelaksanaan program menunjukkan bahwa segala sesuatu sudah berjalan sesuai dengan harapan dan memberikan hasil yang bermanfaat.
4.      Menyebarluaskan program (melaksanakan program di tempat-tempat lain atau mengulangi lagi program di lain waktu), karena program tersebut berhasil dengan balk maka sangat baik jika dilaksanakan lagi di tempat dan waktu yang lain.


Sumber :
anan-nur.blogspot.com/2012/01/evaluasi-program-pendidikan-prof-dr.html


0 comments: